Judul
: Diary untuk Tuhan
Penulis
: Ilung S. Enha
Penerbit
: Pustaka Insan Madani
Tebal
: 114 halaman
Aku
akan terus mencari Tuhan. Sebab, ia memberikan kepadaku sesuatu yang paling
diinginkan manusia : ketenangan jiwa, juga keindahan hidup. Aku yakin, tatkala
Aku mampu mengenali Tuhan, Sang Kekasih, keindahan-Nya akan membaluri diri dan
kehidupanku. Segala keindahan keragaman satwa di alam liar, bentuk keberagaman
benda alam yang berserakan di hamparan bumi, bermacam-macamnya benda langit
yang beterbangan di cakrawala angkasa, serta segala rupa keindahan yang
menempel pada diri manusia, semua itu adalah pancaran rahasia keindahan Tuhan,
Sang Maha indah. Maka, Aku akan terus mencari-Nya. Aku akan terus mencari
keindahan-Nya.
Buku
yang dikemas dengan bahasa novel ini mengajak kita untuk merenungkan kedirian,
kemanusiaan dan kehiduan kita. Lebih dari itu, kekuatan “novel” ini terletak
pada ransuman jalinan kegelisahan “aku” dalam menapaki kehidupan. “Aku” terus
mencari jejentak jejak yang menyeruak dalam perjalanan.
Itulah sekilas isi dari
buku ini. Bahasa penulis yang menggunakan tokoh aku, mencoba untuk meletakan
diri penulis sabagai pembaca. Lebih dari itu, buku ini seperti rangkaian diary
bagi si penulis.
Cukup banyak juga
pembahasan yang dibahas dalam buku ini. diantaranya masa muda yang senantiasa
diliputi oleh godaan. Kemudian sebuah masa anak-anak terlalu indah jika
dikenang. Namun ketika kita sudah mulai memasuki tahap dewasa, seakan masalah
tiada henti menghampiri kita.
Selain itu, ada juga
pembahasan sedikit tentang ibu. Sebenarnya antara Tuhan dan ibu kita itu yang
lebih sayang kepada kita siapa ? Anda bisa menemukannya dibuku ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar