Kamis, 12 Desember 2013


Judul : Diary untuk Tuhan
Penulis : Ilung S. Enha
Penerbit : Pustaka Insan Madani
Tebal : 114 halaman

Aku akan terus mencari Tuhan. Sebab, ia memberikan kepadaku sesuatu yang paling diinginkan manusia : ketenangan jiwa, juga keindahan hidup. Aku yakin, tatkala Aku mampu mengenali Tuhan, Sang Kekasih, keindahan-Nya akan membaluri diri dan kehidupanku. Segala keindahan keragaman satwa di alam liar, bentuk keberagaman benda alam yang berserakan di hamparan bumi, bermacam-macamnya benda langit yang beterbangan di cakrawala angkasa, serta segala rupa keindahan yang menempel pada diri manusia, semua itu adalah pancaran rahasia keindahan Tuhan, Sang Maha indah. Maka, Aku akan terus mencari-Nya. Aku akan terus mencari keindahan-Nya.
Buku yang dikemas dengan bahasa novel ini mengajak kita untuk merenungkan kedirian, kemanusiaan dan kehiduan kita. Lebih dari itu, kekuatan “novel” ini terletak pada ransuman jalinan kegelisahan “aku” dalam menapaki kehidupan. “Aku” terus mencari jejentak jejak yang menyeruak dalam perjalanan.
Itulah sekilas isi dari buku ini. Bahasa penulis yang menggunakan tokoh aku, mencoba untuk meletakan diri penulis sabagai pembaca. Lebih dari itu, buku ini seperti rangkaian diary bagi si penulis.
Cukup banyak juga pembahasan yang dibahas dalam buku ini. diantaranya masa muda yang senantiasa diliputi oleh godaan. Kemudian sebuah masa anak-anak terlalu indah jika dikenang. Namun ketika kita sudah mulai memasuki tahap dewasa, seakan masalah tiada henti menghampiri kita.
Selain itu, ada juga pembahasan sedikit tentang ibu. Sebenarnya antara Tuhan dan ibu kita itu yang lebih sayang kepada kita siapa ? Anda bisa menemukannya dibuku ini.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar